Sebelum Pemberangkatan KKN

Kisah dimulai saat mengontrak matakuliah KKN di semester 6. Semua cerita tentang bagaimana perburuan lokasi KKN sudah saya tulis di sini, silakan di baca. Setelah dapet kelompok, lokasi KKN sama tema yang diambil biasanya tiap kelompok melakukan kopi darat. Lokasi favorit untuk kopi darat yaitu di partere. Saat itu banyak banget yang kumpul di partere buat mendiskusikan beberapa hal tentang KKN, misalnya pemilihan ketua, teknis pemberangkatan, survey ke lokasi KKN, barang-barang yang harus dibawa, sama dana yang harus disiapkan per orangnya.

Sebelum berangkat, ada acara pelepasan KKN di Gymnasium. Namun saya tidak hadir pada waktu itu karena bentrok dengan UAS Fisika Zat Padat, hehe…

Acara Pelepasan Mahasiswa KKN UPI 2013

Acara Pelepasan Mahasiswa KKN UPI 2013

Setelah semua hal yang didiskusikan tadi sepakat, maka tibalah waktunya pemberangkatan. Kelompok kami memutuskan untuk menyewa elf (kalo yg gak tw, nanti ada fotonya) untuk mengangkut barang-barang sama para ibu2. Sementara untuk para bapak2 semuanya naik motor, kecuali ketua kelompoknya yang menjadi pemandu jalan di mobil elf karena sebelumnya ketua yang melakukan survey ke lokasi KKN.

Agak kecewa juga sih sama teknis pemberangkatan KKN yang tadinya mau bareng satu kecamatan (kayak konvoi gitu), namun pada kenyataannya malah berangkat masing2 :(. Ini foto saat pemberangkatan di depan Masjid Al-Furqon.

Pemberangkatan KKN UPI 2013

mobil elf yang berwarna biru

***

Nah, itu cerita sebelum pemberangkatan. Sekarang cerita dari awal di lokasi KKN, di Kp. Cireundeu Desa Manggungsari Kec. Rajapolah Kab. Tasikmalaya dimulai. Namun, tidak akan saya ceritakan secara detail seperti di atas, kalo diceritain semua saya gak sanggung karena tiap hari pasti ada saja cerita menariknya. Tapi di sini saya akan ceritakan momen2 yang berkesan saja, ok? Mari disimak saja.

Satu Rumah Dengan Teman2 Baru

Awalnya agak khawatir karena nanti di lokasi KKN akan satu rumah bersebelas orang, 6 orang cewek, 5 orang cowok yang sebelumnya belum kenal sama sekali karena berbeda jurusan. Apalagi saya tipe orang yang agak lambat bersosialisasi a.k.a pendiam. Namun setelah dijalani, semuanya berjalan dengan nyaman, aman dan lancar tanpa masalah. Kebiasaan, karakter dan sifat tiap orang akan muncul dan ketahuan pada akhirnya dan menjadi ciri khasnya.

Oiya, saya lupa memperkenalkan personil tim KKN Manggungsari. Saya perkenalkan dulu kalo gitu.

Tim KKN Manggungsari

Tim KKN Manggungsari dengan Pose “V”

Dari kiri ke kanan, dari barisan atas ke bawah:

Sigit Sri Utomo (Pendidikan Ilmu Komputer) – Maulana Rahman Pauji (Pendidikan Akuntansi) – Andi Juandi (Pendidikan Kewarganegaraan) – Mulyadi Sonjaya (Pendidikan Teknik Bangunan) – Yopi Hasopa (Pendidikan Fisika)

Evi Rahmawati (Pendidikan Bahasa Daerah) – Selvia Dwi Anggraeni (Teknologi Pendidikan) – Heni Nuraeni (Pendidikan Manajemen Bisnis) – Meydina Isnaindiah Faharany (Pendidikan Bahasa Inggris) – Alia Nur Fitrillah (Pendidikan Agroindustri) – Annisa Siti Khoirunnisa (Pendidikan Bahasa Arab)

Ngajar di Madrasyah

Ini pertama kalinya saya mengajar ngaji di madrasyah. Berbekal ilmu sewaktu saya jadi “santri kalong”, akhirnya saya memberanikan diri untuk mengajar di kelas 1 SMP. Sebenernya sih ini “paksaan” juga dari Pa Jajang, hehe… Tapi tak apa, dibawa have fun aja. Dan tak begitu menakutkan ato membosankan, malah jadi menyenangkan mengajar ngaji 6 orang cewek anak SMP, haha 😀

Terima kasih kepada para murid2 ku: Tia, Suci, Erni, Nina, Sela dan Mala. Kalian murid2 yang baik, walau kalo disuruh baca Al-Quran duluan suka pada gak mau.  Pengen banget ngajar mereka ngaji lagi, karena mereka masih belum pada lancar tajwid-nya. Namun waktu tidak bersahabat, saya cuma bisa ngajar mereka selama 1 minggu. Karena pas masuk bulan Ramadhan, mereka harus masuk diklat pesantren. Segitu juga udah asyik kok, nambah pengalaman. Terima kasih semuanya 🙂

Makan Bareng

Saat dimana semua pada kelaparan termasuk saat buka puasa dan sahur. Ada beberapa momen yang menarik diantaranya, Ceu Mey suka naker nasi ke piring seenaknya, Ceu Al yang doyang banget pedes, Sigit sama Maul yang lambat banget kalo makan, dll.

Cerita Lainnya

  1. Suka ngantri kalo ke kamar mandi, baik itu untuk buang air, nyuci baju, cuci perabot masak, dll. Secara 1 kamar mandi dipake buat 11 orang. Menurut saya, inilah salah satu alasan mengapa kita suka ngaret kalo ngehadirin acara/kegiatan di luar posko.
  2. Ngejemur pakaian juga harus rebutan, sampe2 tempat buat ngejemur roboh karena saking gak kuatnya nahan beban pakaian yang segitu banyak. Dalam hal ini Ceu Evi yang bertanggungjawab atas robohnya tempat jemuran, sudah 2x lho, hehe… Oh iya, pakaian dalam suka dibilang “perabot” sama anak2 KKN 😀
  3. Bersambung…

 ***

Sementara saya publish dulu, ceritanya masih banyak yang belum saya tulis. Tenang kalo ada waktu akan saya update lagi 🙂

Kategori : Kisah, Kuliah

XI-IA-1-SMAN-2-Tasikmalaya-2010

Don’t Stop Dreaming, Start Action! bisa dibilang motto kelas saya ketika duduk dibangku SMA. Kelas IPA 1 yang sungguh luar biasa. Asalnya kata “Don’t Stop Dreaming, Start Action!” adalah “Stop Dreaming, Start Action!”, akan tetapi berkat saran dari guru wali kelas, lebih baik ditambahkan kata “Don’t” dibagian depan. Dan sampai saat ini menjadi “Don’t Stop Dreaming, Start Action!”.

Kata-kata tersebut terpampang dengan jelas di tembok belakang kelas berdampingan dengan spanduk kelas 😀

kelas-ipa-1

Semoga motto ini bisa membuat kita lebih baik lagi serta gak bermalas-malasan tentunya 😉

Kategori : Kisah

Cerita-Cerita

Saturday, 25 Feb 2012

cerita

Hari ini saya dan teman-teman BTCG mengadakan kumpulan di taman partere. Kami berbincang-bincang mengenai kisah dan cerita inspiratif. Dan kemudian mengambil hikmah dari kisah atau cerita tersebut.

Salah satu teman bercerita tentang perjuangan dia bersekolah hingga sampai bisa masuk ke perguruan tinggi. Sungguh cerita yang sangat inspiratif bagi saya dan teman-teman. Cerita yang membuat saya berpikir dan juga merenung.

Betapa orang-orang di luar sana yang ingin mencicipi bangku sekolah, sementara saya sudah merasakan bagaimana rasanya sekolah sampai kuliah seperti sekarang ini. Mereka harus berjuang susah payah dan berharap begitu besar. Betapa sulitnya mereka untuk mewujudkan impiannya, harapannya dan keinginannya.

Mungkin saya kurang bersyukur dengan apa yang sudah saya peroleh dan hanya terus menatap ke atas saja. Sementara saya tidak pernah menengok ke bawah. Lagi lagi saya baru sadar, dengan semua itu. Saya masuk ke UPI bisa dikatakan “mudah”, dan bagi mereka yang memiliki keterbatasan bisa jadi “sulit” dan mendapat banyak masalah serta tantangan.

Doa, perjuangan, harapan serta impian yang besar tidak menutup kemungkinan akan terwujud. Sesungguhnya Allah Maha Berkehendak dan tahu mana yang terbaik bagi kita 🙂

Partere, 25 Februari 2012

Kategori : Kisah

Asal Mula Panggilan Bang Yop

Sunday, 5 Feb 2012

bangyop

Sampai sekarang saya juga masih merasa heran kenapa teman-teman saya sering memanggil saya dengan panggilan “Bang Yop”. Mungkin hal yang menjadi faktor utamanya karena pengucapannya yang nyaman dan enak didengar daripada saat memanggil dengan kata “Yop” atau “Pi” saja, maka ditambahkanlah kata “Bang” di depannya.

Saya masih ingat siapa yang pertama kali memanggil saya dengan panggilan “Bang Yop”. Dia adalah teman saya ketika duduk di bangku SMA, yaitu @ayoekika “Ayu”. Saya masih ingat persis dia yang pertama kali memanggil saya begitu. Eh, tau-tau semuanya malah memanggil saya dengan panggilan “Bang Yop” itu.

Yang saya heran, kenapa saat saya kuliah panggilan tersebut masih akrab melekat. Bahkan hampir semua temen kampus saya memanggil nama itu. Padahal nama tersebut hanya populer saat saya masih SMA. Saya tidak tahu persis siapa yang pertama kali memanggil saya “Bang Yop” sejak saya masuk ke perguruan tinggi.

Saya tidak merasa keberatan sama sekali dengan panggilan itu, malah saya merasa nyaman bisa dipanggil “Abang” oleh temen-temen karena terasa akrab dengan sebutan itu. Mungkin itu cerita asal mula pangilan “Bang Yop”, dan sampai saat ini saya masih dipanggil demikian, mungkin akan selamanya 🙂

Kategori : Kisah

Kucing Pemalas

Monday, 21 Nov 2011

kucing-pemalas

Kebetulan saya punya 2 ekor kucing di rumah, satu jantan dan satu betina. Yang jantan umurna lebih tua daripada yang betina. Si kucing betina dinamai “Sindi”. Si kucing jantan dinamai “Olang”. Entah dari mana munculnya nama aneh begitu, tapi ya orang-orang dirumah sering memanggil nama itu.

Sebagai informasi saja, saya tidak mempunyai foto mereka. Mereka masih malu-malu untuk jadi model. Foto di atas hanya sebagai ilustrasi saja :).

Kembali ke topik pembicaraan kita. Saya perhatikan kedua kucing ini malasnya minta ampun. Terutama si Sindi ini yang suka stand by di rumah, kalo si Olang suka gak ada di rumah. Mungkin dia lagi nyari nafkah ya? wkwk…

Tiap hari si Sindi hanya tidur, makan, ngejilatin bulu-bulunya, nemenin saya nonton tv, terus juga mantau ibu saya yang sedang masak sampe hangout segala buat nyari-nyari jodoh. Kerjaannya itu-itu mulu. Paling juga kalo ada kerjaan dia suka berburu nangkep cicak. Btw cicak adalah makanan favorit si Sindi. Saya juga sering bantuin dia berburu cicak pake sapu lidi. Saya seneng liat muka si Sindi yang antusias sekali saat saya bantu berburu cicak, hehe… 😀

Ya, semalas-malasnya kucing, dia juga punya kemauan. Namanya juga kucing. Bagaimana dengan Anda sendiri?

Kategori : Kisah

Menguak Misteri Arti Nama Hasopa

Tuesday, 15 Nov 2011

hasopa

Ini judulnya serem amat yak? haha… 😀 Kayak judul-judul film horor gitu, tapi tulisan ini tak se serem judulnya kok, tenang aja. Tulisan ini bisa dibaca sambil duduk manis ataupun tiduran 🙂

***

Sejak saya SD sampai sekarang kuliah, banyak sekali yang bertanya tentang arti nama belakang saya “hasopa”. Saya sering menjawab tidak tahu artinya, karena meskipun dijelaskan juga gak akan ngerti. Nama ini memang agak unik dan menurut beberapa teman saya mengatakan nama ini mudah diingat.

Pada awalnya saya sendiri tidak tahu kenapa orang tua saya memberi nama ini kepada saya. Suatu ketika saat saya duduk di bangku SD, ada tugas tentang menjelaskan arti nama masing-masing. Lalu bertanyalah saya kepada ibu saya. Kemudian beliau berkata bahwa, yang mengusulkan nama “hasopa” adalah ayah saya. Untuk arti dan filosofinya sendiri menurut saya agak aneh.

Oke, langsung dimulai saja pembahasannya. Kata “hasopa” terdiri dari 6 huruf (3 huruf vokal, 3 huruf konsonan). Memiliki 3 suku kata yaitu ha-so-pa. Kita ambil 2 suku kata terakhir yaitu “so-pa”, dua suku kata ini diambil dan diadaptasi dari sebuah nama tempat di tanah suci Arab Saudi yaitu Bukit Shafa. Kemudian suku kata pertama “ha” tidak mengandung arti apa-apa, hanya sekedar pelengkap saja. Jika tidak nama saya akan menjadi “Yopi Sopa”, kedengerannya kayak nama cewek. Sehingga ditambahkanlah suku kata “ha” di depannya.

Kemudian arti nama “Yopi” itu sendiri apa? Nah, kata ini juga tidak mengandung arti apa-apa. Yang, memiliki makna hanya 2 suku kata terakhir nama saya yaitu “so-pa”.

Pernah saya mencari-cari arti dari kata “yopi” di internet dan semuanya terlihat aneh juga. Apalah arti dari sebuah nama. Dan sampai saat ini saya masih bertanya-tanya, kenapa ayah saya bisa mendapatkan nama itu? Dapet wangsit dari mana gitu? Hal serupa juga terjadi pada nama kakak serta adik saya, yang juga agak-agak aneh gitu 😀

***

Itulah pemirsa misteri yang masih menjadi misteri. Minimal udah tau dikit yah arti nama saya :malu:. Udah ah, saya mau kuliah dulu. Wassalam 🙂

Kategori : Kisah

Hikmah Dari Sebuah Misteri

Thursday, 10 Nov 2011

jembatan-cirahong

Kemarin malam saya menonton acara Dua Dunia, salah satu acara di TRANS 7 yang tayang jam tengah malam. Biasanya acara ini tanyang setiap Rabu dan Jumat malam. Isi acaranya sendiri yaitu menguak misteri di suatu tempat yang suka dijadikan tempat angker dan mempunyai mitos/misteri bagi warga di sekitar daerah tersebut.

Kebetulan kemarin malam tempatnya di Jembatan Cirahong Ciamis yang juga terletak tidak jauh dari rumah saya. Ketika saya masih SMP, saya sering sekali main ke rumah teman saya yang rumahnya hanya beberapa ratus meter dari Jembatan Cirahong ini. Saya suka memetik buah salak, mancing ikan dan “ngaliwet” dengan teman-teman SMP di sekitaran Jembatan Cirahong ini. Keindahan Jembatan Wheatstone Cirahong ini memang bagus sekali. Apalagi saat melihat kereta melintas di atas jembatan ini. Banyak juga yang suka dijadikan latar untuk foto-foto, emang keren sih.

Sebagai informasi saja, jembatan ini menghubungkan daerah Ciamis-Tasikmalaya. Selain sebagai jembatan jalan kereta, jembatan ini juga bisa dilalui oleh roda dua dan roda empat, kalo gak salah bus/truk gak bisa lewat , karena lebar jembatan ini relatif kecil sih 😀

Kembali ke acara Dua Dunia tadi, di acara ini banyak menguak tentang mitos dan misteri tentang jembatan cirahong. Salah satunya yaitu banyak yang suka bunuh diri di jembatan ini. Tim Dua Dunia akhirnya mendapatkan informasi tentang misteri ini setelah melakukan mediumisasi dan berdialog dengan “penunggu” Jembatan Cirahong. Sepertinya “penunggu” di jembatan ini bukan beragama Islam. Menurut informasi dari “penunggunya”, orang-orang yang sering bunuh diri di sana akibat dari pikiran mereka yang kosong. Sehingga bangsa mereka mudah untuk menggoda manusia yang pikirannya kosong supaya loncat dari atas jembatan ini. Tetapi mereka sulit untuk menggoda manusia yang selalu mengingat Allah swt.

Agar mereka tidak menggangu lagi manusia, mereka mengajukan sebuah permintaan yaitu setiap malam jumat harus disediakan sesajen. Akan tetapi Tim Dua Dunia menolaknya karena hal tersebut dilarang oleh Islam. Kemudian mereka mengajukan permintaan yang lain yaitu minta dibuatkan makam/petilasan. Lagi-lagi Tim Dua Dunia menolaknya dengan alasan yang sama. Lalu mereka mengajukan permintaan lagi yaitu minta untuk mengubur kain warna putih yang bertuliskan sesuatu. Dan lagi-lagi Tim Dua Dunia menolaknya dengan alasan yang sama.

Terlepas dari benar atu tidaknya tentang kebenaran acara Dua Dunia tersebut. Saya dapat mengambil hikmah dari acara ini. Setan akan selalu menjerumuskan manusia ke dalam kesesatan. Seperti kasus di atas. Mereka meminta dibuatkan makam/petilasan agar manusia nantinya akan menyembah-nyembah mereka. Ketika permintaan itu tidak terpenuhi, mereka akan meminta permintaan yang lebih ringan/halus dan terlihat hal itu tidaklah apa-apa yaitu mengubur kain putih. Akan tetapi, semua ini tidak dibenarkan dalam Islam. Kita dilarang untuk meminta pertolongan kecuali kepada Allah swt. Hal inilah yang banyak sekali menjerumuskan manusia ke dalam kesesatan. Kelihatannya hal ini sepele bahkan dianggap biasa saja, tapi ini sangat bertentangan dengan ajaran Islam.

Ada beberapa yang unik, menarik, aneh, lucu dan tak masuk akal dari acara Dua Dunia ini:

  1. Dialog antara makhluk halus dan manusia bisa nyambung, walau bahasa yang digunakan berbeda.
  2. Kita bisa mengetahui cara jin/setan menggoda manusia.
  3. Ketika mediumisasi tingkah laku manusia yang dimasuki makhluk halus suka aneh-aneh. Ada yang guling-guling di tanah sampai nyakar-nyakar segala 😀
  4. Melihat menampakkan tentunya.
  5. Mengetahui hal-hal yang dilakukan oleh makhluk halus/ghaib.
  6. Melihat benda-benda pusaka di tempat tersebut. Walau tidak semuanya bisa ditunjukkan.
  7. dll.

Bagi saya, acara ini bisa mempertebal keimanan. Banyak sekali nasihat dan hikmah yang diperoleh dari acara ini. Walau kelihatannya tidak logis, tapi sebagai seorang muslim maka kita harus mempercayai adanya makhluk-makhluk ghaib. Jagalah pikiran kita agar tidak kosong, yaitu dengan membaca dzikir dan mengingat Allah dimanapun kita berada. Agar kita terlindung dari berbagai macam godaan setan. Terkadang ada juga nasihat dari jin muslim agar kita selalu berada di jalan Allah.

Bagi yang belum pernah nonton, silakan coba nonton deh, daripada entar penasaran 🙂

Kategori : Kisah