Pasang Visor ORI AHM All New CB150R

Wednesday, 16 Nov 2016

Visor All New CB150R Standar

Part visor original All New CB150R ini memang termasuk langka. Hal ini sudah saya buktikan dengan mengunjungi beberapa dealer resmi Honda, katanya memang belum dijual. Entah mungkin ada maksud lain, part satu ini sulit untuk didapatkan dipasaran termasuk yang dijual secara online. Tapi ada beberapa marketplace online yang menjual visor All New CB150R ini dengan stok yang terbatas dan tentunya dengan harga yang lebih tinggi.

Saya termasuk yang ingin sekali membeli part ini jauh-jauh hari sejak All New CB150R SE (Special Edition) dilaunching. Agak nyesek jg sih beli yang versi standar, karena gak ada visor jadi keliatan kurang enak dilihat. Pas saya lihat ada yang menjual di marketplace, tanpa pikir panjang langsung saya beli aja, hehe…

Perlu diketahui jika membeli visor original All New CB150R ini memang sudah Plug and Play (PnP) asalkan kita membeli sepaket visor dengan dudukannya seperti gambar di bawah. Jangan membeli visornya saja, nanti posisi baut gak akan pas.

Visor All New CB150R Standar

Kemudian kita juga harus membeli baut buat pasang visor ke batok dudukan sebanyak empat buah. Panjang baut yang pas sekitar 1,5 cm, kalo terlalu panjang nanti bisa mentok. Berikut beberapa foto visor All New CB150R yang sudah terpasang:

Visor All New CB150R Standar

Visor All New CB150R Standar

Visor All New CB150R Standar

Terima kasih πŸ™‚

Kategori : Pengalaman

Asus Service Center Tasikmalaya

Kabar gembira untuk pengguna Asus di daerah Tasikmalaya dan sekitarnya, Asus Service Center ternyata sudah ada di Tasikmalaya. Jadi tidak usah jauh-jauh lagi pergi ke luar kota untuk melakukan proses klaim garansi hape jika terjadi kerusakan. Saya baru tahu jika Asus sudah membukan service centernya di Tasikmalaya setelah mendapat info dari Toko Planet Computer di Jl. Selakaso No. 4.

Lokasi Asus Service Center Tasikmalaya ini berada di Jalan RE Martadinata No. 125. Silakan cek lokasinya di sini –> https://goo.gl/maps/7xwo8tSBkEU2. Memang agak kecil bangunannya dan agak tersembunyi, saya juga baru nemu pas kedua kalinya putar balik.

Untuk mencari patokan lokasinya, kalo dari simpang lima lurus aja terus sampai lewat SMP 5 dan belokan ke jalan bojong, nah kalo udah lewat pertigaan jalan bojong (jangan masuk ke jalan bojong, tp lurus aja ambil jalan RE) pelan2 aja jalannya, liat-liat bangunan di sebelah kiri pasti ketemu lokasinya. Masih bingung? Silakan liat peta di atas.

Asus Service Center Tasikmalaya

Saya tanya kepada teknisinya bahwa di Asus Service Center Tasikmalaya ini langsung melakukan perbaikan, jadi bukan lagi sebagai Collection Point. Semoga bermanfaat πŸ™‚

INFORMASI TAMBAHAN
Kota : Tasikmalaya
Alamat : Jl. RE Martadinata 123B – Tasikmalaya, Jawa Barat 46133
Telepon : (0265) 7520857
Waktu Pelayanan : Senin – Jumat 09.00-17.00
Produk : Notebook, Notebook ASUSPRO, EeePC, Tablet, Padfone, Zenfone
Link : https://www.asus.com/id/ASUS_Website_Information/contact-asus

Kategori : Pengalaman

Mulai tanggal 1 Mei 2016 kemarin, Service Center resmi untuk Xiaomi Indonesia telah berubah menjadi Unicom, bukan lagi TAM.

Alamat SC Xiaomi : http://www.mi.com/id/service/repair/

***

Setelah pake Xiaomi Redmi Note beberapa minggu baru nyadar kalo layar bagian pojok kiri atas sedikit terangkat. Ya benar-benar terangkat, kalo ditekan kerasa banget “enyoi-enyoi” gitu. Lihat foto berikut:
Klaim-Garansi-Xiaomi-di-TAM-Service-Multibrand-Bandung-1Bagian layarnya berbeda dengan bagian di pojok lainnya. Terangkatnya bagian ini mungkin dikarenakan karena kurang melekatnya lem antara bagian layar ke bodi. Karena kasus ini adalah cacat bawaan pabrik dan bukan kesalahan pengguna, artinya saya yakin bisa klaim garansi. Ditambah lagi dengan ada kasus serupa yg dialami oleh beberapa kaskuser di sini, sini juga dan di sini. Skip… skip…

Setelah cari info tentang cara klaim garansi xiaomi redmi note di sini, saya memutuskan untuk menanyakan dulu via email ke service.id@xiaomi.com apakah bisa klaim garansi atau tidak untuk kasus yang saya alami? Tak berapa lama saya mendapat balasan agar unit redmi note dibawa ke Service Center Xiaomi yang berada di Bandung untuk pengecekan. Saya diarahkan untuk pergi ke TAM Service Multibrand di jalan Karapitan No. 100.

Persiapan untuk masuk ke service center yang harus dilakukan berdasarkan informasi yang saya himpun dari beberapa sumber diantaranya adalah:

    • ROM harus memakai stock ROM/ROM Official, artinya jika memakai ROM Unofficial harus dikembalikan dulu ke ROM Official.
    • Recovery juga harus dikebalikan ke stock recovery.
    • Kondisi root maupun unroot tidak masalah.
    • Print faktur penjualan xiaomi redmi note dari lazada yang dikirimkan via email saat pembelian.

    • Kartu garansi (kertas yang terdapat alamat2 service center).

  • Backup data buat jaga2 biar file atau foto tidak hilang.
  • Bila perlu bawa semua kelengkapan unit redmi note beserta kardus lazada nya, jika nanti dibutuhkan tidak perlu bulak-balik pergi ke rumah.

Kamis, 8 Januari 2015

Oke, sekarang saatnya membawa si redmi note ke service center. Sempet muter2 mencari alamat TAM Service Multibrand di jalan Karapitan No. 100 karena bangunannya juga “tersembunyi”, tidak terdapat plang apapun seperti service center lainnya. Akhirnya ketemu juga bangunan “tersembunyi” tersebut berwarna hijau. Lokasinya berada di sebelah kiri jalan karapitan, jadi kalo udah melewati Universitas Langlangbuana langsung ambil kiri, maju pelan-pelan dan cari bangunan dengan cat warna hijau. Penampakkannya:
Klaim-Garansi-Xiaomi-di-TAM-Service-Multibrand-Bandung-2Setelah memarkirkan motor, saya langsung masuk dan mengambil nomor antrian, keadaannya agak sepi cuma ada dua orang yang mengantri, mungkin sudah agak sore ya.
Klaim-Garansi-Xiaomi-di-TAM-Service-Multibrand-Bandung-3Klaim-Garansi-Xiaomi-di-TAM-Service-Multibrand-Bandung-4Setelah beberapa menit menunggu, akhirnya nomor antrian A-035 dipanggil oleh Custumer Service (CS).

Teteh CS : Selamat sore, ada yg bisa dibantu?
Saya : Redmi note saya layar sebelah sini sedikit terangkat (sambil menunjuk bagian yg bermasalah)
Teteh CS : Pembeliannya dari mana ya?
Saya : Dari Lazada.
Teteh CS : Ada faktur penjualan dan kartu garansinya?
Saya : Ada (sambil menyerahkan faktur penjualan dan kartu garansinya).
Teteh CS : Tunggu sebentar ya, saya cek dulu ke belakang.
Saya : Baik.

Mungkin kasus yang saya alami jarang sehingga si Teteh CS harus mendikusikan dengan bagian teknisi. Tak beberapa lama, sang Teteh CS akhirnya kembali πŸ˜€

Teteh CS : Unitnya perlu dicek dahulu ya, untuk estimasi perbaikan sekitar 2-3 hari. Semoga tidak ada hal-hal yang membatalkan garansi.
Saya : Baik, kemungkinan diperbaikinya bagaimana? Apakah ditukar unit baru?
Teteh CS : Tidak, untuk penggantian unit baru berlaku jika 14 hari setelah pembelian mengalami kerusakan, jadi kalo ini hanya diperbaiki layarnya.

Kemudian Teteh CS meminta KTP untuk dibuatkan nota perbaikan. Sambil menulis, Teteh CS menjelaskan nomor yang bisa dihubungi, item apa saja yang ditinggalkan di SC, estimasi waktu perbaikan dan nomor urut perbaikan. Teteh CS nya juga bilang, kalo sudah selesai diperbaiki nanti langsung ditelepon.

Oke deh beres, tinggal menunggu telepon dari SC. Saya langsung keluar menuju parkiran motor, baru aja mau tancap gas saya kena teriakan mamang parkir. Bayar deh seribu :))

Sabtu, 10 Januari 2015

Ada telepon masuk jam 16:15 dari Service Center TAM +62224264422 namun tidak terangkat. Padahal saat itu saya sedang standby, mungkin saya cuma dimisscall doang, saya telepon balik berkali-kali namun tidak diangkat-angkat. Padahal jam operasional yang tertera di sini buka setiap hari dari jam 11:00-18:30 -_-

Minggu, 11 Januari 2015

Saya coba telepon ke SC untuk memastikan bahwa unit perbaikan bisa diambil atau tidak, namun lagi-lagi tidak ada respon. Saya memutuskan untuk menelepon lagi esok hari.

Senin, 12 Januari 2015

Sekitar jam 11-an saya menelepon kembali SC dan kali ini langsung diangkat. Saya langsung bertanya tentang status perbaikan dengan nomor xxxx sudah bisa diambil? Atas nama Yopi Hasopa. Sang Teteh CS bilang iya sudah selesai, silakan diambil di SC kami.

Saya langsung menuju TAM Service Multibrand yang di jalan Karapitan No. 100 itu. Parkir, langsung masuk dan mengambil nomor antrian pengambilan. Skip… Skip…

Setelah dipanggil, saya menyerahkan nota perbaikan. Teteh CS langsung pergi ke belakang untuk mengambil unit perbaikan redmi note. Setelah dicek sana sini saya tanya “Ini yang diperbaiki apanya ya?”. “Diganti LCDnya” kata Teteh CS. Saya cek lagi dan benar sudah diganti LCDnya, layarnyapun sudah menempel kuat (tidak terangkat) dan anti gores yang dulu menempel sudah raib entah kemana tapi semua berjalan normal, alhamdulillah. Setelah saya mendapatkan unit perbaikan, nota perbaikan, kartu garansi dan faktur penjualan saya bergegas untuk pulang tanpa dipungut biaya sepeserpun, kecuali parkir ya πŸ˜€
Klaim-Garansi-Xiaomi-di-TAM-Service-Multibrand-Bandung-5Klaim-Garansi-Xiaomi-di-TAM-Service-Multibrand-Bandung-6Keadaan setelah diperbaiki semua aplikasi dan data hilang mungkin diflash ulang serta menggunakan ROM terbaru MIUI JHDMIBH37.0 (Stable). Layar kembali baru setelah dicek tidak ada masalah seperti dead pixel maupun yellow tint/wish, alhamdulillah πŸ™‚

Kesimpulan

Saya cukup puas dengan pelayanan service center xiaomi yang diserahkan kepada TAM Service Multibrand. Waktu perbaikan juga sesuai dengan estimasi yang tercantum dalam nota perbaikan. Teteh CSnya juga ramah dan geulis-geulis. Syarat-syarat untuk klaim garansi juga mudah asal kita beli produk yang asli dan resmi (produk pembelian dari Lazada), untuk selain dari lazada saya tidak tau gimana nasibnya. Cuma saya agak kecewa pada layanan telepon SC dan jam operasionalnya saja yang tidak sesuai, saya telepon berkali-kali pada jam operasional tidak ada respon sama sekali.

Sekian, terima kasih πŸ™‚

Kategori : Pengalaman

Beberapa hari kemari lampu rem motor saya padam sebagian. Kenapa sebagian? Karena lampu rem masih menyala jika lampu depan juga menyala, tapi pas menekan tuas rem lampu tidak menyala. Saya prediksi ada masalah dengan lampunya yang putus. Mudah-mudahan saja bukan saklarnya yang bermasalah.

Berikut adalah langkah-langkah untuk mengganti lampu rem dengan mudah tanpa membuka baut, artinya sama sekali tidak tidak membutuhkan obeng atau peralatan lainnya.

Langkah pertama buka jok motor, liat di bagian belakang ada dudukan lampu rem.

lampu rem honda beat fi

Putar berlawanan arah jarum jam untuk membuka dudukan lampunya dan lepas lampu rem. Liat kondisi lampu rem apakah masih bagus atau sudah gosong.

lampu rem honda beat fi

Ternyata lampu rem sudah gosong, saya pastikan lampu rem sudah putus.

lampu rem honda beat fi

Beli lampu rem yang baru, harga Rp8.000,- di bengkel terdekat.

lampu rem honda beat fi

Pasang lampu rem yang baru pada dudukan lampu dan masukan kembali seperti semula.

lampu rem honda beat fi

Langkah terakhir cek lampu remnya, sudah normal atau belum, baik dengan menarik tuas rem kiri-kanan maupun dengan menyalakan lampu depan.

lampu rem honda beat fi

Akhir-akhir ini saya lebih suka belajar memperbaiki motor sendiri dengan panduan dari bapak saya daripada dibawa ke bengkel. Baru kalo udah mentok, terpaksa saya bawa berobat ke bengkel. Sekian semoga bermanfaat πŸ™‚

Oh iya, di foto kenapa ada baut yang terlepas? Awalnya saya buka bagian atas lampu rem, tapi tidak dibuka juga tetep bisa kok. Itu hanya lupa aja belum dipasang lagi bautnya πŸ˜€

Kategori : Pengalaman

windows 8

Yeah, berhasil juga install Windows 8 Pro. Awalnya sih saya tidak tertarik menggunakan OS terbaru dari Microsoft ini. Alesannya karena saya sudah nyaman memakai Windows 7 serta mengingat spek laptop saya yang pas-pasan, dalam pikiran saya kayaknya gak mungkin install Windows 8. Asumsinya kalo upgrade OS, tentu diperlukan spek laptop yang lebih canggih lagi.

Namun, seiring dengan banyaknya iklan Windows 8 yang sering muncul di TV dan saya juga sudah mendapat lisensinya gratis dari kampus kemudian saya coba cari tahu tentang Windows 8 ini. Dari hasil pencarian kemana-mana, saya mendapat kesimpulan:

  1. Jika komputernya bisa menjalankan Windows 7, maka laptop tersebut bisa mencicipi Windows 8 ini.
  2. Sebagian besar software seperti Microsoft Office, Photoshop, dll dapat berjalan baik di Windows 8.
  3. Katanya, WIndows 8 lebih ringan daripada Windows 7.
  4. Tampilan yang berbeda dari OS Windows sebelumnya. Sepertinya sih keren.
  5. Driver terkadang gak support.

Tibalah saatnya untuk mencoba install Windows 8, data-data penting sudah saya backup. Waktu untuk menginstall tidak terlalu lama (~ <30 menit). Dan benar saja tampilannya beda banget. Saya juga sempat bingung karena tidak ada tombol start. Menurut saya tampilannya mirip Android, karena ada beberapa aplikasi seperti pesan, email, kalender, music, game, dan ada microsoft store juga. Jadi kita bisa download aplikasi sepuasnya sama kayak di android market/play store πŸ˜€

Kesimpulannya, saya suka sekali dengan GUI Windows 8 ini, kerenlah, sesuai dengan selera saya. Untuk performa juga mantap, ringan, waktu booting & shutdown cepet, semua software & driver juga udah support dengan laptop saya. Kalo saya boleh kasih nilai, nilainya 8/10 deh πŸ™‚

Kalo mau mencoba silakan, terima kasih πŸ™‚

Kategori : Pengalaman

belajar-nyetir

Libur pekan sunyi kali ini saya berkesempatan untuk belajar nyetir mobil. Hmm.. emang saya tidak menyangka akan belajar nyetir. Selang beberapa hari berada di rumah, eh tau-tau ada tawaran dari ibu saya buat belajar nyetir. Oke deh, saya nyatakan siap buat belajar. Saya belajar berdua dengan kakak + instruktur tembak (supir bis yang kebetulan nganggur) πŸ˜€

Hari Pertama

Hari pertama saya belajar di lapangan sepak bola, sengaja biar gak takut nabrak kemana-mana. Hal pertama yang saya coba yaitu untuk menjalankan mobilnya. Saya pake mobil manual, yang ada koplingnya itu lho… Sesuai perintah instruktur, injek dulu koplingnya terus masukin persenelling, injek gas sambil angkat koplingnya. Dan ternyata saya coba, mobilnya mati mendadak. Kenapa nih? Dan ternyata saya terlalu cepat ngangkat koplignya, heddeh…

Saya coba lagi, daannn.. berhasil jalan juga nih mobil. Senengnya bukan kepalang bisa jalanin mobil *lebay*. Saya coba muter-muter lapangan beberapa kali sambil oper-oper giginya. Eh, ternyata mudah juga bray. Dan saya dinyatakan lulus untuk latihan ini πŸ™‚

Hari Kedua

Hari kedua saya diajak buat jalan beraspal. Mulai rada takut nih, takut ke jurang, takut nyerempet, takut nabrak, dll. Masalahnya saya tidak bisa tahu persis jarak bemper depan/belakang. Saya coba dan gampang ternyata. Rintangan yang harus dihadapi saat itu, orang yang sedang jalan, orang menyebrang, polisi tidur, tanjakan, belokan, berpapasan dengan motor dan mobil lain. Dan alhamdulillah lulus juga πŸ™‚

Hari Ketiga

Hari ketiga, saatnya bawa mobil di jalan raya. Sebenernya, sama aja kayak di jalan biasa. Yang perlu diperhatikan dan menjadi tantangannya yaitu harus sering liat spion kanan kiri, menyalip motor/mobil, berjalan dengan kecepatan cukup tinggi, penggunaan lampu-lampu saat belok, berhenti di lampu merah, dll. Dan saya lulus, hehe πŸ™‚

Hari Keempat

Hari terakhir, saatnya belajar parkir. Kembali lagi ke lapangan bola. Di lapangan tersebut dikasih patok, dan saya harus memarkirkan mobil di tempat yang telah ditentukan. Jangan sampe nyenggol apalagi nabrak patoknya. Tantangannya, jalan mundur, merasakan dan mengira-ngira jarak bemper depan/belakang, kiri dan kanan biar gak kena batas. Akhirnya saya bisa parkir mobil di garasi rumah, yes! πŸ™‚

***

Yap, segitu pengalaman saya belajar nyetir mobil. Saya rasa gampang kok, apalagi kalo udah bisa motor berkopling. Tinggal menyesuaikan saja serta menambah jam nyetir biar makin mahir. Nyetir mobil tak se sulit menerbangkan pesawat boeing kok, hehe.. πŸ˜€

Sekian.

Kategori : Pengalaman

Ternyata Saya Pernah Alay

Sunday, 13 May 2012

alay

Kalau dipikir-pikir dan kembali mengingat masa lalu, ternyata saya pernah mengalami masa-masa menjadi alay. Berperilaku sok keren dan aneh jika dilihat dari sudut pandang sekarang. Masa alay saya saat duduk di SMP. Mungkin karena terpengaruh juga dengan teman-teman sejawat kala itu yang juga berperilaku sama.

Eit, perlu diketahui juga pada saat itu istilah “alay” belum ada. Bahkan beberapa perilaku alay malah menjadi hal yang keren. Beberapa perilaku yang pernah saya alami kala itu adalah mengubah-ubah gaya rambut dan mengetik SMS dengan bahasa alay. Udah tau kan bahasa alay itu kayak apa? Bahasa yang bikin pusing bacanya dan bisa menjadi multitafsir juga πŸ˜€

Setelah menginjak bangku SMA, istilah alay mulai populer. Dan saya pun segera bertobat dan meninggalkan dunia alay itu, wkwk… Bener juga sih apa yang dikatakan oleh Raditya Dika. Alay itu merupakan salah satu proses menjadi dewasa, bener gak? πŸ˜€

Dan sekarang saya sudah bebas dari alay, horee… tapi kadang-kadang alay saya suka kambuh danΒ  muncul saat situasi tertentu. *berarti belum dewasa*

Apakah kamu mengalaminya juga? πŸ˜‰

Kategori : Pengalaman