buku tipler

Fisika Dasar II

Flash back kali ini diawali dengan mata kulaih Fisika Dasar II atau anak-anak fisika sering menyebutnya fisdas 2. Di Fisika Dasar II ini hanya membahas dua materi saja yaitu listrik dan satu lagi magnet. Tapi tak semudah kelihatannya dari dua materi induk ini masih ada anak, cucu bahkan cicit nya.

Seperti di Fisika Dasar I, saya menyukai mata kuliah Fisika Dasar II juga. Saya sempat memiliki kendala tentang materi kelistrikan, karena saya kurang suka dengan materi tersebut. Akhirnya, bisa saya atasi. Dan alhamdulillah saya mendapat nilai bagus di mata kuliah ini 🙂

Fisika Sekolah I

Saya sangat antusias sekali dengan mata kuliah ini, karena mata kuliah ini memang menantang. Disamping membuat makalah yang mengembangkan SK & KD, saya juga harus mempresentasikan makalah tersebut.

Selama saya kuliah, di mata kuliah inilah saya merasakan benar-benar yang namanya presentasi. Kritik yang pedas namun membangun yang dilontarkan dosen membuat saya makin menyukai mata kuliah ini. Semua yang dipelajari di mata kuliah ini setidaknya menjadi bekal nanti untuk mengajar di kelas X SMA 🙂

Mekanika

Mata kuliah ini termasuk mata kuliah favorit bagi saya. Bagaimana tidak, saya sangat menyukai masalah-masalah mekanika. Sehingga saya bisa dengan mudah menangkap konsep-konsep yang diterapkan di mata kuliah ini.

Oh iya, saya juga harus berjuang demi sebuah nilai yang tak tentu. Menurut dosennya, saya tidak mengumpulkan beberapa tugas. Padahal saya yakin sekali sudah mengumpulkan semua tugas-tugas. Ya, akhirnya saya bikin lagi tuh tugas yang “hilang” ditelan gedung JICA.

Perjuangan nilai tidak sampai disitu. Ketika masa-masa libur setelah UAS, saya juga dikagetkan dengan kabar bahwa nama saya tidak tercantum dalam daftar mahasiswa yang mengontrak mata kuliah mekanika. Tapi ternyata, ada kesalah teknik dan masalah inipun akhirnya terselesaikan.

Masih ada lagi masalah yang muncul, yaitu dosen salah menuliskan nilai untuk saya. Oh tidaakk… dan saya pun harus melakukan proses FNUB (perbaikan nilai). Ternyata proses FNUB memakan waktu yang cukup lama, saya harus meminta tanda tangan dosen dan ketua jurusan, baru diserahkan ke jurusan untuk diproses. Beberapa minggu setelah FNUB, nilainya masih tidak berubah di Sistem Informasi Nilai Online (SINO). Saya sempat harap-harap cemas karena kemungkinan lembar FNUB saya tidak diproses 🙁

Akhirnyaa… penderitaan berakhir. Setelah lebih dari satu bulan, nilai menjadi berubah. Alhamdulillah beres juga 🙂

Eksperimen Fisika Dasar II

Berbeda dengan EFD I, EFD II ini menggunakan metode inquiry dan problem solving. Jadi kita tidak dibimbing lagi dengan modul. Kita dikasih permasalahan dan memecahkan permasalahan itu sendiri. Hal yang membuat saya tidak suka dengan mata kuliah ini yaitu pengumpulan laporan harus hari itu juga. Biasanya ngambil data dari jam 9 sampai 12, itu pun kalo data yang diambil bagus. Nah kalo data yang diambil kacau, bisa sampe jam 1 siang baru beres percobaan untuk ngambil data.

Kemudian dilanjut bikin laporan, tulis tangan lagi. Jari tangan terasa udah keriting ditambah lagi kalo ada pengolahan data menggunakan grafik yang digambar di milimeter blok, wahahaa… Mantep dah! Biasanya laporan selesai jam 3-4 sore, baru bisa pulang 🙁

Belajar dan Pembelajaran Fisika

Di mata kuliah ini membahas model-model pembelajaran. Sialnya saya kebagian bab yang “aneh” dengan bahasa serta budaya yang aneh juga. Sehingga saya sulit menganalisis, sulit membuat makalahnya dan susah mempresentasikannya. Bisa ditebak nilai yang saya dapatkan kurang memuaskan 🙁

Kurikulum dan Pembelajaran

Metode mata kuliah ini yaitu ceramah dan tanya jawab. Untuk UTS diberikan soal UTS “take home” serta membuat laporan buku tentang kurikulum. Dan UAS nya, harus mengerjakan soal UAS biasanya dan mengumpulkan artikel tentang kurikulum.

Di kelas anak-anak sering menyebut kata “baguss!!”, karena dosen mata kuliah ini selalu bilang begitu kalo mahasiswa sudah menjawab pertanyaan dari beliau. Bahkan, sebelum mahasiswa selesai menjawab, beliau selalu bilang “baguss..!!”, hehe… 😀

Pengelolaan Pendidikan

Di mata kuliah ini ditugaskan untuk melakukan observasi ke sekolah-sekolah untuk meninjau aspek pengelolaan atau manajemen sekolah. Hasil observasi dibuat ke dalam makalah dan dipresentasikan tiap kelompok. Walau saya sudah diberi hadiah coklat oleh dosen, bagi saya mata kuliah ini terasa monoton sekali.

Pendidikan Kewarganegaraan

Ada lagi kasus di mata kuliah ini. Jadwal PKn bentrok dengan Mekanika. Dan dua-dua tidak mau ada yang mengalah. Dan pada akhirnya saya dan beberapa teman memutuskan untuk ikut numpang di jurusan lain yang mengontak mata kuliah yang sama.

Saya kebetulan dapet gabung di jurusan manajemen. Satu kelas bersama dengan jurusan yang berbeda memberikan hal yang berbeda pula. Seperti istilah “Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya”. Yang saya rasakan sangat berbeda sekali budaya ketika di kelas antara Fisika dan Manajemen 😀

Tugas yang diberikan yaitu presentasi per kelompok yang membahas bab yang ada di buku panduan. UTS diganti dengan menjawab soal-soal yang ada di buku panduan serta membuat laporan buku, dan untuk UAS dilakukan secara biasanya..

***

Mungkin cukup sampai disitu ceritanya, banyak hal-hal yang tidak saya ceritakan disini karena beberapa alasan dan keterbatasan. Semester 3 sangat berkesan, menambah pengalaman, menghadapi berbagai macam cobaan dan semoga membuat saya lebih baik lagi.

Sekian, mohon maaf jika ada salah dari saya. Terima kasih 🙂

Kategori : Kilas Balik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *