Perlu Usaha dan Waktu

Thursday, 26 Jan 2012

jam

Saya hidup di keluarga sederhana, alhamdulillah saya bisa tumbuh besar dan bisa mencicipi bangku kuliah seperti sekarang ini. Ada pelajaran berharga dalam keluarga saya yang baru saya dasari ketika kuliah Belajar dan Pembelajaran Fisika. Saya baru menyadari ketika dosen mengatakan sesuatu pepatah, lalu saya berpikir sejenak. Benar juga, hal ini sama persis terjadi di keluarga saya.

“Kalo anak saya minta sesuatu, saya tidak langsung memberikannya. Tunggu dulu waktu yang tepat untuk memberinya atau menabung dahulu. Kecuali ada kebutuhan yang sangat mendesak”

Kira-kira seperti itulah yang saya tangkap dari dosen tersebut. Hal tersebutlah yang sama persis dilakukan oleh ayah saya. Ketika saya meminta sesuatu barang yang “mahal”, ayah saya tidak langsung memberikannya langsung. Ayah saya selalu berkata “Nanti kalo ada uangnya”. Padahal mungkin uang untuk membeli barang tersebut memang ada pada saat itu. Ini merupakan suatu pembelajaran bagi anak agar tidak menjadi kebiasaan meminta sesuatu langsung ada. Anak akan dilatih untuk bersabar dan menabung. Itulah yang belum saya sadari. 🙂

Sampai sekarang pun, Ayah saya selalu demikian. Tapi setelah beranjak dewasa, saya merasa malu ketika meminta sesuatu kepada orang tua, kecuali uang bulanan ya 😀

Ketika saya menginginkan sesuatu, saya tidak bilang-bilang ke orang tua. Saya lebih memilih untuk menabung sendiri baik itu dari uang sisa jajan, pemberian dari saudara, bahkan dari hasil kerja sendiri. Rasanya lebih enak membeli barang dengan “uang” kita sendiri. Kita pun akan lebih menjaga dan menyayangi barang tersebut… 🙂

Kategori : Catatan Harian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *