Sistem Kebut Semalam

Tuesday, 8 Nov 2011

kebut

Mungkin sudah menjadi kebiasaan bagi saya untuk mengerjakan tugas dengan sistem kebut semalam. Dalam beberapa tugas kuliah menggunakan sistem ini memang cukup ampuh walau hasilnya kurang sempurna. Terutama untuk tugas-tugas dadakan. Kalau mau mendekati sempurna, ya tugas harus dikerjakan jauh-jauh hari. Tak hanya itu, tugas juga akan mengalami beberapa kali revisi agar mencapai hasil yang maksimal.

Rasa semangat mengerjakan tugas sangat besar sekali ketika menggunakan sistem ini. Entah mungkin karena dikejar deadline esok hari entah bagaimana. Seakan-akan “hidayah” begitu saja ada dalam pikiran saya. Seakan-akan tugas terasa mudah dikerjakan dan cepat selesainya. Sebagian orang menyebut hal semacam ini dengan “The Power of Kepepet” 😀

Mari kita analisis, apakah yang sebenarnya terjadi?

Hal utama yang mempengaruhinya adalah pikiran kita sendiri, ketika waktunya mepet. Otak akan memaksa kita untuk segera mengerjakannya, jika tidak maka kita akan tau sendiri apa akibatnya. Beda halnya ketika waktu untuk mengerjakan tugas masih lama. Otak akan mensugesti diri kita untuk bersantai-santai saja. Toh waktunya juga masih lama.

Terus kenapa ketika waktu mepet, “hidayah” selalu muncul? Ini disebabkan karena saat waktunya mepet, otak akan bekerja lebih keras untuk berpikir, mengambil solusi yang cepat dan terbaik. Ya begitulah. Ini hanya menurut analisis saya saja. Mungkin juga ada pendapat lain?

Alangkah baiknya kita gunakan waktu yang lapang dengan sebaik-baik. Ada pepatah mengatakan “Manfaatkan waktu luang sebelum datang waktu sempit” 🙂

 

Kategori : Catatan Harian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *