Don’t Stop Dreaming, Start Action!

XI-IA-1-SMAN-2-Tasikmalaya-2010

Don’t Stop Dreaming, Start Action! bisa dibilang motto kelas saya ketika duduk dibangku SMA. Kelas IPA 1 yang sungguh luar biasa. Asalnya kata “Don’t Stop Dreaming, Start Action!” adalah “Stop Dreaming, Start Action!”, akan tetapi berkat saran dari guru wali kelas, lebih baik ditambahkan kata “Don’t” dibagian depan. Dan sampai saat ini menjadi “Don’t Stop Dreaming, Start Action!”.

Kata-kata tersebut terpampang dengan jelas di tembok belakang kelas berdampingan dengan spanduk kelas :D

kelas-ipa-1

Semoga motto ini bisa membuat kita lebih baik lagi serta gak bermalas-malasan tentunya ;)

Asal Mula Panggilan Bang Yop

bangyop

Sampai sekarang saya juga masih merasa heran kenapa teman-teman saya sering memanggil saya dengan panggilan “Bang Yop”. Mungkin hal yang menjadi faktor utamanya karena pengucapannya yang nyaman dan enak didengar daripada saat memanggil dengan kata “Yop” atau “Pi” saja, maka ditambahkanlah kata “Bang” di depannya.

Saya masih ingat siapa yang pertama kali memanggil saya dengan panggilan “Bang Yop”. Dia adalah teman saya ketika duduk di bangku SMA, yaitu @ayoekika “Ayu”. Saya masih ingat persis dia yang pertama kali memanggil saya begitu. Eh, tau-tau semuanya malah memanggil saya dengan panggilan “Bang Yop” itu.

Yang saya heran, kenapa saat saya kuliah panggilan tersebut masih akrab melekat. Bahkan hampir semua temen kampus saya memanggil nama itu. Padahal nama tersebut hanya populer saat saya masih SMA. Saya tidak tahu persis siapa yang pertama kali memanggil saya “Bang Yop” sejak saya masuk ke perguruan tinggi.

Saya tidak merasa keberatan sama sekali dengan panggilan itu, malah saya merasa nyaman bisa dipanggil “Abang” oleh temen-temen karena terasa akrab dengan sebutan itu. Mungkin itu cerita asal mula pangilan “Bang Yop”, dan sampai saat ini saya masih dipanggil demikian, mungkin akan selamanya :)

Sudah Lama Tidak Main Band

ngeband

Sejak masuk ke perguruan tinggi, frekuensi saya bermain musik (gitar) jarang sekali saya lakukan. Itu juga kalau saya sedang mudik saja, karena gitar kesayangan saya simpan di kamar kakak saya dan tidak saya bawa ke Bandung karena beberapa alasan.

Saya merasakan hal yang berbeda ketika kuliah sekarang. Kalo dulu SMP dan SMA teman-teman sering ngeband, tetapi kalo sekarang (kuliah) hampir tidak ada yang ngeband. Entah kenapa saya juga bingung. Saya juga tidak melihat studio musik di sekitar kampus. Acara-acara band di kampus juga jarang sekali, walaupun ada itu hanya band-band luar yang diundang. Bukan band dari mahasiswa. Teman-teman kuliah juga sama sekali tidak membicarakan band. Yang paling rame dibicarakan hanyalah futsal, badminton, acara-acara himpunan, hangout, dll.

Terakhir saya tampil ngeband ketika acara ulang tahun sekolah saya (SMAN 2 Tasikmalaya). Band saya beranggotakan : Adi (vokal), Budi (gitar), Norman (gitar), Yopi (bass) dan Ridwan (drum). Tadinya kami juga akan tampil di acara wisuda, tetapi saking banyaknya band ingin tampil akhirnya band saya memutuskan untuk tidak tampil. Di kelas saya pun ada 4 band yang ingin tampil diacara wisuda. Belum lagi dikelas-kelas lainnya, makin banyak tuh yang mau tampil.

Sekarang saya sudah gatel rasanya pengen metik senar. Ya walau kemampuan saya masih amatir tapi saya bisa memainkan lagu dengan merdu, hehe.. :D

Asyiknya Menjadi WordPress Theme Developer

smart generation party

Saya masih ingat sekali pertama kali saya mengikuti lomba dibangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Lomba Design Homepage lah yang pertama kali saya ikuti kala itu. Mungkin berbekal sedikit pemahaman yang saya miliki tentang HTML & CSS sehingga saya diajak mengikuti lomba tersebut. Saya tak akan bercerita panjang lebar tentang cerita ini karena sudah saya tulis sebelumnya di sini.

Dalam lomba itu saya bekerja dengan tim, teman saya : Norman Fajar sebagai designer, Abdul Wahid sebagai writter dan saya yang menangani kodingnya, bisa dibilang programmernya. Saya rindu sekali setelah sekian lama tidak bekerja tim dengan mereka :) .

Mulai dari sana saya berkenalan dengan theme wordpress. Setelah sebelumnya saya sudah akrab dengan Joomla.

Setelah sekian lama tak berjumpa dengan wordpress, belakangan ini mulai melirik lagi CMS tersebut. Dan saya memutuskan untuk membeli hosting dan domain agar saya bisa belajar wordpress dengan leluasa. Eh saya malah keasyikan di wordpress ini, menurut saya wordpress bisa lebih mengerti apa yang saya mau. Halah apa tuh? Ya, intinya saya tertarik untuk membuat theme wordpress yang “wah”. Itulah cita-cita saya dari dulu saat saat saya berkenalan dengan dunia web & blogging.

Rencananya saya mencoba membuat theme wordpress yang baru dengan mengimplementasikan CSS3 serta JQuery. Dan ternyata banyak juga yang harus saya pelajari terutama tentang JQuery ini. Efek yang mengesankan membuat saya sangat excited mempelajarinya. Semoga saya bisa menyelesaikan walau membutuhkan waktu yang lama karena kemungkinan saya akan ber-hiatus dalam beberapa minggu kedepan.