Tempat Parkir

Saturday, 21 Sep 2013

Parkiran

Dari awal aku sudah curiga saat memasuki kawasan parkiran kosan. Sepertinya orang ini mau bicara dengan saya, namun mungkin dia bingung harus mulainya dari mana. Aku tau dari tatapan matanya yang terus menerus menatapku, seakan-akan matanyalah yang berbicara.

Aku sudah membuka semua kunci gembok yang menempel di cakram ban. Aku mulai mundurkan motor dengan hati-hati karena parkiran di sini sangat amat sempit. Tiba-tiba ada yang menegur, dan terjadilah pembicaraan yang cukup serius mengenai parkir. Mungkin salah aku atau bapak kosan. Aku sendiri bingung, karena bapak kosan menyuruhku untuk memarkirkan motor di situ. Aku tidak tahu nanti motor ini akan aku simpan dimana, karena lahan parkir di sini sangat sempit dan minim.

Saat ini, aku masih memarkirkan motor di tempat yang sama seperti biasanya. Aku sedang menunggu keputusan dari bapak kos. Ataukah aku harus mengeluarkan biaya tambahan untuk sewa lahan parkir? Mudah-mudahan saja tidak. Kondisi keuanganku akhir-akhir ini sedang buruk. Sama seperti rupiah yang sedang terpuruk.

Kategori : Catatan Harian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *